Lisensi LSP P1 BNSP Di SMK Ma’arif NU Benjeng.



Anggota BNSP Prasetyo, Donni S (dua dan tiga kiri), kepala SMK Ma’arif NU Benjeng  
Hamim Thohari (empat kiri), saat pelaksanaan  Asesmen  perpanjangan lisensi 
 uji kompetensi guna memperoleh sertifikat lisensi LSP P1 dari BNSP.
.
Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) mengharapkan kepada SMK memiliki sertifikat lisensi sebagai Lembaga Sertifikasi Profesi Pihak Pertama (LSP P1) guna meningkatkan mutu pendidikan dan keterampilan siswa untuk bersaing di Dunia Industri/Usaha. Sekolah memiliki lisensi LSP P1 dapat menguji kompetensi siswa pada program keahlian tertentu, agar siswa memperoleh sertifikat kompetensi dari BNSP. Sertifikat tersebut nantinya dapat digunakan siswa dalam memperoleh pekerjaan pada dunia usaha dan dunia industri hal ini dikatakan anggota BNSP, Prasetyo saat pelaksanaan  Asesmen  perpanjangan lisensi seakaligus menyaksikan pelaksanaan uji kompetensi di SMK Ma’arif NU Benjeng, Sabtu (10/2/2020). Uji kompetensi yang diikuti SMK Ma’arif NU Benjeng, sebagai syarat memperoleh sertifikat lisensi LSP P1 dari BNSP.


Anggota BNSP Donni S saat pelaksanaan  
 Asesmen  perpanjangan lisensi  uji kompetensi 
guna memperoleh sertifikat lisensi LSP P1 dari BNSP
Pada penilaian untuk memperoleh sertifikat lisensi LSP P1 menurut Donni S sejumlah persyaratah harus dilengkapi sekolah, seperti memiliki cukup sarana prasarana pendidikan, asesor sekolah dalam melaksanakan uji kompetensi terhadap siswa sesuai dengan pedoman BNSP dan itu semua di miliki oleh SMK Ma’arif NU Benjeng.
“Yang kami tekankan kepada sekolah dalam penilaian memperoleh sertifikat lisensi LSP P1, saat dilakukan uji kompetensi terhadap asesor, mereka mampu melaksanakan proses dengan benar sesuai pedoman BNSP,” ujar dia.
Kemudian Kepala SMK Ma’arif NU Benjeng, Hamim Thohari menerangkan anggota BNSP turun ke sekolahnya untuk menguji asesor sekolah, guna memperoleh perpanjangan sertifikat lisensi LSP P1 dari BSNP. Pada uji kompetensi, skema kompetensi yang diuji yaitu Teknik Pemesinan, Teknik Kendaraan Ringan Otomotif, dan Multimedia. Kepala Sekolah SMK Ma’arif NU Benjeng juga mengucapkan terimakasih atas kehadiran Bapak Prasetyo dan Bapak Donni S, Ketua LSP, Asesor dan seluruh stakeholder yang ikut mensukseskan kegiatan ini. 

Ketua BP3MNU Benjeng Abdul Ghoni, S.PdI saat memberikan kata 
sambutan pelaksanaan Perpanjangan sertifikat lisensi LSP P1 dari BNSP




“Hari ini anggota BNSP pusat yang melakukan uji kompetensi terhadap asesor di tempat kami yaitu bapak Rambun Sumardi dan T Suriansyah. Mereka di sini menilai proses pendidikan yang berjalan di sekolah serta kompetensi dimiliki asesor dalam memperoleh sertifikat lisensi,” kata dia. Ia mengatakan, bila sekolah telah memperoleh sertifikat lisensi LSP P1, maka pihaknya dapat melakukan uji kompetensi terhadap siswa. Siswa yang mengikuti hal itu, menurutnya nantinya akan memperoleh sertifikat kompetensi yang dikeluarkan BNSP. “Mengikuti uji kompetensi yang dilakukan BNSP terhadap asesor kami agar sekolah bisa menguji kompetensi siswa di sini. Selain itu menurut dia, asesor kami juga bisa menguji sekolah lain, asalkan program keahlian diuji sama yang dimiliki sekolah kami,”
Kemudian Ketua BP3MNU Benjeng, Abdul Ghoni, S.PdI mendorong SMK Ma’arif NU Benjeng mampu mengikuti dengan baik uji kompetensi yang diselenggarakan BNSP, Uji kompetensi yang dilakukan BNSP sangat berguna bagi sekolah. Selain memperoleh sertifikat lisensi LSP P1, sertifikat lisensi itu juga sebagai pintu masuk sekolah dalam memperoleh bantuan pengembangan pendidikan dari pemerintah,”