![]() |
| Koordinasi Penyusunan MUK LSP_P2 |
Benjeng, SMK Ma’arif NU
Benjeng kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan mutu pendidikan dan
kompetensi siswa melalui kegiatan kunjungan dari LSP P2 LP Ma’arif NU Benjeng
dalam rangka penyusunan Materi Uji Kompetensi (MUK). Kegiatan ini menjadi
bagian penting dalam memastikan pelaksanaan sertifikasi kompetensi berjalan
sesuai standar yang telah ditetapkan.
Kunjungan tersebut
berlangsung dalam suasana hangat dan penuh semangat kolaborasi, yang dihadiri
oleh tim dari LSP P2 LP Ma’arif NU Benjeng, jajaran manajemen sekolah, serta
tim LSP P1 SMK Ma’arif NU Benjeng. Kegiatan ini difokuskan pada penyusunan dan
penyelarasan perangkat uji kompetensi agar sesuai dengan kebutuhan dunia kerja
dan perkembangan industri saat ini.
Menariknya, kegiatan
penyusunan MUK ini juga melibatkan industri pasangan sekolah, yaitu PT. Indo
Prima Gemilang Engineering yang diwakili oleh Bapak Setyo Hadi Utomo. Kehadiran
pihak industri memberikan kontribusi penting dalam memastikan bahwa materi uji
yang disusun benar-benar relevan dengan kebutuhan dunia kerja dan standar
industri.
Materi Uji Kompetensi
(MUK) merupakan salah satu komponen utama dalam pelaksanaan uji kompetensi
siswa. Oleh karena itu, penyusunannya harus dilakukan secara cermat,
sistematis, dan mengacu pada standar kompetensi kerja yang berlaku. Melalui
kegiatan ini, diharapkan MUK yang dihasilkan mampu mengukur kemampuan siswa
secara objektif, komprehensif, dan sesuai dengan tuntutan lapangan kerja.
Dalam kesempatan tersebut,
pihak SMK Ma’arif NU Benjeng menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan
pendampingan yang diberikan oleh LSP P2 serta dukungan dari pihak industri.
Sinergi antara sekolah, lembaga sertifikasi, dan dunia industri menjadi kunci
dalam mencetak lulusan yang unggul dan siap kerja.
Kepala SMK Ma’arif NU
Benjeng Bapak Hamim Thohari, S.P. menyampaikan, “Melalui penyusunan MUK yang melibatkan berbagai
pihak, termasuk industri, kami berharap siswa dapat mengikuti uji kompetensi
dengan lebih optimal dan memperoleh sertifikat yang benar-benar mencerminkan
kemampuan mereka di dunia kerja.”
Sementara itu, perwakilan
LSP P2 LP Ma’arif NU Benjeng menegaskan, “Penyusunan MUK harus dilakukan
secara profesional agar asesmen yang dilaksanakan memiliki validitas dan
reliabilitas tinggi, sehingga hasilnya dapat dipercaya oleh dunia industri.”
Perwakilan dari PT. Indo
Prima Gemilang Engineering, Bapak Setyo Hadi Utomo, juga menyampaikan bahwa
keterlibatan industri dalam proses ini sangat penting. “Kami mendukung penuh
kegiatan ini agar lulusan SMK benar-benar memiliki kompetensi yang sesuai
dengan kebutuhan industri, sehingga dapat langsung beradaptasi di dunia kerja,”
ujarnya.
Kegiatan ini juga diisi
dengan diskusi teknis, penelaahan perangkat uji, serta penyelarasan unit
kompetensi yang akan diujikan kepada siswa. Para peserta tampak aktif
berdiskusi dan memberikan masukan demi menghasilkan MUK yang berkualitas dan
aplikatif.
Dengan adanya kegiatan ini, SMK Ma’arif NU Benjeng semakin siap dalam menyelenggarakan uji kompetensi yang profesional dan kredibel. Diharapkan, lulusan yang dihasilkan tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kompetensi yang teruji, tersertifikasi, dan siap bersaing di dunia kerja.



